Blog

5 Penyebab Mesin Motor Cepat Panas (Overheat)+ Solusinya

Mesin motor anda cepat sekali panas padahal belum lama anda gunakan di jalan?

Atau mungkin anda baru saja beli motor, tapi kok rasanya mesinnya mudah sekali panas dan sampe terasa di belakang?

Mesin motor cepat panas atau overheat bukanlah hal yang aneh karena masalah ini memang sering ditemui. Mungkin anda lebih familiar istilah overheat terjadi pada mesin mobil, tapi motor pun juga tidak lepas dari kendala ini.

Beberapa penyebab mesin cepat panas pada motor pun bisa sama dengan mobil serta efeknya juga, yaitu mesin menjadi tidak bertenaga secara tiba-tiba.

Lebih parahnya lagi, walau gas sudah anda tarik sampai maksimal tapi motor anda tetap tidak mau jalan dan hanya diam saja di tempat.

Sungguh merepotkan, bukan?

Penyebab Mesin Motor Cepat Panas (Overheat)

Kenali Penyebab Mesin Motor Cepat Panas Atau Overheat

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan masalah ini terjadi. Berikut diantaranya:

alat penghemat bbm terbaik
  1. Sistem Pendingin

Sistem pendingin motor terbagi menjadi 2 jenis, yaitu sistem pendingin udara dan sistem pendingin cairan.

Sistem pendingin udara udara bekerja dengan cara memanfaatkan udara yang masuk lewat celah mesin.Sistemnya cukup sederhana, udara akan masuk lewat celah fairing atau cover bodi depan (biasanya berbentuk sirip), kemudian masuk ke dalam celah mesin.

Sedangkan sistem pendinginan cairan kebanyakan menggunakan radiator coolant mirip dengan sistem pendingin pada mobil, tapi dalam sistem yang lebih simple. Kebanyakan sistem pendingin cairan digunakan untuk motor perkotaan atau yang digunakan sehari-hari.

Nah, apabila melihat dari jenis pendingin tersebut, motor dengan sistem pendingin udara biasanya lebih tahan pada berbagai kondisi cuaca, tapi tidak cocok untuk daerah yang macet. Sehingga, mesin motor yang menggunakan sistem pendingin udara akan lebih cepat panas. Apalagi bila macet di tengah cuaca yang terik, mesin motor anda bisa lebih cepat overheat.

Karena itulah, pertimbangan motor yang sekiranya cocok dengan kondisi harian anda untuk menghindari masalah ini. Jika anda sering menggunakan motor dengan jarak tempuh cukup jauh tapi jalanannya relatif lancar, anda bisa memilih motor dengan sistem pendingin udara. Tapi bila anda menggunakan kendaraan untuk aktivitas dalam kota yang rawan macet, anda bisa memilih motor dengan sistem pendingin cairan.

  1. Oli Mesin

Oli mesin bisa menjadi penyebab mesin motor cepat panas. Oli mesin adalah cairan yang sangat penting untuk menjaga kinerja mesin motor anda. Bukan hanya sebagai pelumas saja, tapi oli mesin juga berfungsi sebagai pendingin suhu mesin itu sendiri.

Pemilihan oli yang bagus dan tepat bisa mengurangi resiko overheat pada mesin motor anda. Membeli oli murah mungkin akan terlihat menghemat, tapi justru akan menimbulkan masalah di depannya. Jadi bijaklah dalam memilih oli mesin ini, cara gampangnya anda tinggal ikuti saja oli rekomendasi sesuai saran dari pabrikan motor anda.

Selain masalah kualitas, oli yang tidak mengalir dengan baik atau oli yang berkurang volumenya karena bocor juga bisa menjadi penyebab mesin motor cepat panas. Bila anda tidak segera menanganinya, maka bisa menyebabkan as noken, piston, hingga gearbox cepat rusak karena pelumasan yang tidak maksimal.

Bila anda sudah menemukan tanda-tanda kebocoran oli pada mesin motor anda, segera bawa ke bengkel kepercayaan anda. Salah satu tanda kebocoran oli adalah adanya bekas rembesan oli pada mesin motor.

Baca Tips Lainnya Ya:

  1. Piston

Piston yang terlalu rapat dengan silinder bisa menjadi penyebab mesin motor cepat panas. Posisi yang terlalu rapat atau dempet ini membuat piston tidak leluasa bergerak dan menghambat pelumasan oli mesin. Pada akhirnya, mesin menjadi cepat overheat.

Jika dibiarkan, lama-lama piston akan patah atau merusak blok mesin. Penyebab terlalu rapatnya piston dengan silinder ini bisa karena setelan yang memang tidak pas. Piston yang memuai karena panas pada kondisi tertentu dapat membuat motor anda tidak bisa bergerak.

  1. Kipas Radiator

Kipas radiator bertugas mengalirkan udara dan membuat dingin suhu air radiator. Kipas radiator mempunyai sensor yang akan memberitahu bila mesin dalam kondisi panas berlebih, sehingga kipas ini akan bekerja sesuai sinyal dari sensor.

Bila kipas ini bermasalah, motor anda bisa mengalami overheat. Segera bawa bengkel saja untuk mengatasinya.

  1. Cairan Pendingin

water coolant cairan pendingin mesin

Cairan pendingin atau water coolant ini ada pada motor dengan sistem pendingin cairan. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, cairan ini menjadi bagian dalam menjaga suhu mesin tidak panas berlebih.

Masalah yang sering terjadi adalah volume cairan ini berkurang dan tidak ditambahkan lagi. Memang water coolant bisa berkurang apalagi setelah dipakai untuk jarak tertentu. Pastikan cairan ini selalu dalam kondisi yang baik supaya tidak menjadi penyebab mesin motor anda menjadi cepat panas.

Semoga bermanfaat!