Blog

Info Lengkap Komponen Karburator Beserta Fungsinya

Fungsi karburator adalah mencampur udara dan bahan bakar secara ideal pada RPM berapapun. Selain itu, karburator juga digunakan untuk mengatur RPM mesin dan menghasilkan vakum di dalam intake.

Prinsip kerja karburator adalah dengan menggunakan perbedaan tekanan udara atau vakum dalam dua ruang. Dalam hal ini, ada dua ruang inti komponen karburator yaitu ruang pelampung (float chamber) sebagai wadah bensin dan venturi sebagai tempat keluar bensin.

Prinsip kerjanya, bensin akan keluar secara otomatis di venturi ketika ada aliran udara melalui venturi. Itu karena tekanan di dalam venturi lebih kecil dari tekanan ruang pelampung (float chamber), menurut hukum bernoulli bahwa semakin cepat aliran udara, semakin rendah tekanan udara.

Karburator memang diperlukan untuk mencampur bahan bakar dan udara secara ideal dalam kondisi mesin apa pun, oleh karena itu komponen karburator tidak hanya terdiri dari venturi dan ruang pelampung saja. Apa saja komponennya? lihat ulasan di bawah ini.

fungsi komponen karburator

Inilah Komponen Karburator dan Fungsi Masing-Masing

  1. Selang masuk (Inlet hose)

Komponen karburator yang pertama adalah inlet hose. Selang ini akan mengirim bensin dari saluran bahan bakar ke dalam ruang pelampung. Melalui saluran ini, bensin dari dalam tangki masuk ke area karburator.

  1. Katup jarum (Needle valve)

Katup jarum yang terletak di dalam ruang karbu, juga dapat disebut sebagai katup bensin, karena fungsinya terbuka dan menutup selang masuk. Bentuk jarum ini adalah segitiga dengan ujung yang menunjuk ke selang masuk, diameter bawah jarum lebih besar sehingga ketika jarum didorong ke atas, garis bensin akan tertutup.

Akibatnya gas dari selang inlet tidak mengalir. Ketika jarum kembali turun, bensin akan mengalir lagi karena saluran terbuka. Inilah fungsi komponen karburator yang kedua.

alat penghemat bbm terbaik
  1. Pelampung (Buoy)

Pelampung adalah komponen plastik yang mengapung pada cairan BBM. Fungsi buoy adalah untuk mengontrol posisi jarum float sesuai dengan volume bensin di ruang float.

Ketika volume bensin tinggi maka posisi daya apung akan lebih tinggi, dan ini akan mendorong jarum ke atas. Namun, jika volume bensin mulai turun maka posisi buoy akan kembali turun.

  1. Ruang pelampung (Float chamber)

Komponen karburator selanjutnya adalah float chamber. Ruang ini, berfungsi sebagai ruang transit. Di sini, di mana bensin ditampung untuk disalurkan.

  1. Ventilasi Udara (Air Vent)

Saluran ventilasi ini akan menghubungkan ruang pelampung dengan luar, tujuannya untuk menjaga tekanan di dalam ruang pelampung tetap stabil sesuai dengan tekanan udara luar. Dengan demikian, volume bensin yang keluar ke venturi menjadi lebih ideal.

  1. Jet Utama (Main Jet)

Main Jet atau disebut juga nosel utama adalah saluran utama yang menghubungkan ruang pelampung dengan venturi, bensin akan keluar melalui main jet dengan volume ideal.

>>  Keuntungan & Kerugian Ban Isi Nitrogen Yang Perlu Anda Tahu!

komponen karburator

Diameter jet utama juga disesuaikan dengan kapasitas mesin sehingga rasio campuran bensin dan udara selalu stabil. Main jet, terhubung langsung ke ruang pelampung dengan posisi miring (posisi input lebih rendah) ini menyebabkan bensin tidak tumpah ke venturi.

  1. Stationer (Slow Jet)

Komponen karburator yang lain adalah slow jet atau stationer. Slow jet juga merupakan output bensin yang menghubungkan ruang pelampung ke dalam intake manifold. Namun tidak seperti main jet, stationer akan mengalirkan bensin ke semburan jet yang terletak setelah katup throtle. Fungsi slow jet adalah mengalirkan bensin saat mesin dalam kecepatan idle.

  1. Economizer Jet

Economizer jet berfungsi untuk membuat bensin lebih homogen atau lebih baik bercampur dengan udara. Saluran ini terletak di tengah saluran yang tidak aktif. dengan kata lain, economizer jet akan bekerja ketika mesin berada pada kecepatan idle.

  1. Idle Jet

Fungsi jet Idle adalah mengalirkan udara dari filter udara yang mengarah langsung ke intake manifold (tanpa melewati katup throtle). Itu berarti, jet yang tidak aktif akan memainkan peran dalam pengaturan mesin RPM yang tidak aktif.

Baca Juga Dong:

  1. Throtle Valve

Pada karburator venturi tipe fixed, katup throtle berbentuk seperti koin. Katup bulat ini biasanya menutup saluran udara di dalam intake. Saat pedal gas ditekan, posisi katup akan lebih miring sehingga udara bisa mengalir lebih lancar. Dari situ, dapat disimpulkan fungsi katup throtle adalah mengatur kecepatan udara yang datang ke mesin.

  1. Venturi

Venturi adalah ruang dengan diameter sempit di saluran intake. Desainnya bertujuan untuk mempercepat aliran udara melewati venturi. Jika aliran udara di dalam venturi lebih cepat, maka tekanan di dalam venturi akan lebih kecil, perbedaan tekanan ini membuat bensin mengalir keluar melalui main jet. venturi terletak di depan katup throtle, sehingga sudut pembukaan katup tidak akan membuat bensin tersedot oleh piston.

  1. Choke Valve

Choke valve pada dasarnya memiliki bentuk yang sama dengan katup throtle. Fungsi ini juga sama dengan katup throtle, dia menutup saluran udara yang akan masuk ke mesin. Tapi katup choke terletak di depan venturi, jadi ketika katup choke tertutup maka isap piston akan menyedot lebih banyak bensin dari ruang pelampung, sehingga AFM (Air Fuel Mixture) bisa lebih “kaya”.

  1. Screw Control

Komponen karburator yang terakhir adalah screw control. Ada dua kontrol sekrup pada karburator mobil, yaitu idle speed air screw dan idle mixture air screw. idle speed air screw akan menyesuaikan sudut pembukaan katup throtle dalam posisi pelepasan pedal. Dengan sekrup ini, katup throtle tidak disegel saat idle sehingga udara dapat melewati saluran ini bahkan dalam volume kecil.

>>  9 Langkah Cara Memperbaiki Aki Basah Dengan Garam

Sementara idle mixture air screw yang tidak digunakan akan menyesuaikan ukuran saluran jet yang menganggur. Pengaturan ini akan mempengaruhi tingkat campuran bahan bakar dan udara, apakah diatur dengan lebih banyak atau lebih sedikit.

Itulah beberapa komponen karburator beserta fungsinya masing-masing. Semoga artikel ini dapat memberikan tambahan informasi bagi anda.