Blog

Kelebihan & Kekurangan Cairan Anti Bocor

Apakah anda pernah berminat membeli cairan anti bocor untuk mobil anda supaya anda aman-aman saja terhinda dari kebocoran ditengah jalan yang menjengkelkan?

Cairan anti bocor, dari namanya memang terdengar sangat menjanjikan bukan, tapi apa iya cairan itu dapat berfungsi manis sesuai namanya?

Untuk mengetahuinya, mari kita lihat dulu bagaimana cara kerja dan kelebihan dari cairan yang di klaim anti kebocoran ban ini.

Cairan atau gel anti bocor  penggunaannya dengan cara di suntikkan ke dalam ban tubeless. Cairan ini akan menutup lubang yang bisa membuat udara dari dalam ban mengalir keluar atau bocor karena tusukan atau yang lain.

Cairan anti bocor akan meresap dan mengeras untuk menutup lubang yang ada. Jadi, cairan ini bak malaikat penyelamat yang akan menyelamatkan anda dari musibah kebocoran di jalan

Terdengar indah dan menjanjikan ya.

Tapi apakah benar sebagus itu, kalau iya kenapa tidak ada pabrikan yang menggunakannya sebagai fitur tambahan untuk menarik pembeli?

Mari kita bahas..

alat penghemat bbm terbaik

Kelebihan & Kelemahan Cairan Anti Bocor

Kekurangan Cairan Anti Bocor Pada Ban Mobil

Secara fungsi memang cairan anti bocor mampu menambal secara otomatis saat ban mobil terjadi kebocoran, namun hal tersebut tidak akan bertahan lama.

>>  Step By Step: Cara Memperbaiki Aki Kering Yang Rusak/Soak!

Lama tidaknya cairan ini menahan kebocoran ban juga tergantung kualitas dari cairan itu sendiri.

Selain itu, terkadang cairan ini tidak sepenuhnya bisa menutup lubang kebocoran yang terjadi. Terkadang ada lubang kecil yang ditinggalkan dan tidak tertutup sempurna. Jadi,anda mau tidak mau tetap harus menambalnya sendiri.

Baca Artikel Lain Ya:

Cerita yang serupa juga terjadi jika kebocoran pada ban mobil anda mempunyai lubang yang cukup besar, cairan anti bocor justru akan merembes keluar. Hal ini juga bisa terjadi jika kualitas cairan anti bocor yang anda pakai tidak baik Lagi lagi, anda harus menambal sendiri.

Efek samping atau kelemahan lainnya menggunakan cairan anti bocor ini adalah resiko rusaknya pentil ban tubeless. Adanya cairan anti bocor akan membuat udara keluar dari sela-sela pentil ban.

Cairan anti bocor juga dapat menyumbat pentil pada ban yang akan menyusahkan proses pengisian angin. Akibatnya, anda harus mengganti pentil ban yang baru supaya ban anda dapat terisi lagi.

>>  Ciri-Ciri Minyak Rem Mobil/Motor Yang Bagus + Kapan Ganti

Sedangkan dalam jangka panjang, cairan yang disuntikkan ke dalam ban ini bisa membuat korosi pada velg ban anda. Sayang bukan?

Jadi bila dirangkum kelemahan dari penggunaan cairan anti bocor ini adalah sebagai berikut:

  • Tidak mampu bertahan lama
  • Ada kemungkinan tidak bisa menutup lubang kebocoran dengan penuh
  • Jika lubang kebocoran cukup besar, cairan tidak bisa menutup sempurna dan malah merembes keluar
  • Beresiko merusak pentil ban
  • Beresiko membuat velg korosi

Jika sudah melihat berbagai kekurangan cairan anti bocor, apakah anda masih berniat untuk menyuntikkan cairan anti bocor pada ban mobil anda?

Semoga artikel ini bisa menambah wawasan anda!