Blog

Awas! Bahaya Loh Ganti Oli Motor Menggunakan Kompresor

Ganti oli adalah salah satu rutinitas yang wajib dilakukan pemilik kendaraan untuk menjaga kondisi mesin supaya tetap prima.

Anda pun sudah pasti melakukan itu bukan?

Oli motor mempunyai fungsi sangat krusial bagi mesin kendaraan. Oli adalah darah bagi mesin itu sendiri. Jadi kondisinya harus selalu baik.

Seperti fungsi ginjal pada manusia sebagai penyaring. Tanpa ginjal manusia harus cuci darah supaya darah tetap bersih dari racun. Sedangkan pada motor, satu-satunya cara ya dengan menggantinya dengan rutin dan tidak terlambat.

Bagi anda yang punya waktu luang dan hobi untuk merawat kendaraan anda sendiri, anda bisa melakukan ganti oli sendiri di rumah.

Tapi bagi sebagian orang, aktifitas mengganti oli dilakukan di bengkel sekalian membeli oli mesin. Nah, saat di bengkel anda pasti sering melihat teknisi menggunakan angin kompresor untuk menyemprot ke dalam mesin.

Penggunaan kompresor ini bertujuan untuk menguras sisa oli dan kotoran yang ada di bak karter kopling biar bersih. Baru kemudian dituangkan oli mesin yang benar-benar baru.

Namun, apakah menggunakan kompresor ini baik untuk kendaraan anda?

alat penghemat bbm terbaik

Ganti oli motor dengan kompresor

Efek Samping Ganti Oli Kendaraan Menggunakan Kompresor

Menggunakan kompresor untuk mengganti oli mesin motor anda memang bertujuan baik, tapi ada efek buruk yang ditinggalkan saat menggunakan cara ini.

Kompresor memang akan menyemburkan udara yang akan menekan sisa oli dan kotoran yang ada di dalam mesin untuk keluar, namun udara atau angin dari kompresor juga mengandung uap air yang akan ikut masuk dan menempel ke dalam mesin.

Uap air inilah yang menjadi efek buruk bagi mesin kendaraan anda. Tapi tunggu, tidak hanya itu saja, masih ada resiko yang lebih dari sekedar uap air.

Di dalam mesin kendaraan terdapat satu bagian yang mempunyai tugas cukup penting untuk menahan kotoran agar tidak ikut bersikulasi ke dalam mesin, yaitu filter oli.

Filter oli atau saringan oli adalah bagian yang harus sering diganti supaya tetap dapat bekerja dengan baik. Pada saat melakukan service besar, bagian ini akan disarankan untuk diganti.

Dengan adanya filter oli ini, sesungguhnya kotoran yang ada di dalam oli sudah di saring dulu tanpa anda perlu semprot menggunakan tekanan udara.

Filter oli biasanya dibersihkan jika masih dapat digunakan. Caranya cukup dengan membersihkan kotoran yang menempel di dalam filter oli ini, termasuk bubuk besi dan gram yang timbul karena gesekan antar komponen mesin.

Masalah akan timbul jika anda memberikan tekanan udara atau kompresor kedalam filter oli yang penuh dengan kotoran ini. Kotoran yang terkumpul akan terburai lagi.

Tidak akan jadi masalah jika kotoran tersembur keluar sehingga filter oli akan menjadi bersih, tapi anda tidak bisa menjamin bahwa tidak akan ada kotoran yang justru terburai kembali ke dalam mesin.

Terutama jika bubuk gram yang sudah tersaring akan berceceran kembali ke dalam mesin, ini berakibat sangat buruk karena kotoran tersebut bisa masuk ke sela-sela mesin dan membuat mesin motor anda menjadi cepat keropos.

filter oli motor kotor

Anda mungkin belum akan merasakan efeknya dalam jangka pendek, tapi lama kelamaan, kotoran ini akan membuat motor anda tidak bertenaga dan merusak komponen mesin itu sendiri.

Jangan sampai niat perawatan anda justru malah merusak kendaraan itu sendiri.

Baca Trik Lainnya:

Tips Menguras Sisa Oli Tanpa Kompresor

Bagi anda yang sudah terbiasa menggunakan kompresor saat mengganti oli, mungkin akan merasa ada yang tidak tuntas bila tidak disemprot. Seperti sedang buang air besar tapi belum keluar semua, eh sudah harus selesai hehe

Jangan khawatir, anda bisa melakukan cara ini yang lebih aman.

Oli yang masi tertinggal di mesin motor saat melakukan ganti oli sebenarnya sedikit sekali. Kalaupun anda biarkan juga tidak akan menjadi masalah saat tercampur dengan oli yang baru.

Tapi jika anda tetap ingin membuangnya, anda bisa menggunakan kick starter.

Dengan kunci dalam posisi mati, anda cukup melakukan 5 kali kick starter kemudian anda diamkan selama kurang lebih 10 menit. Lalu, anda ulangi sekali lagi.

Jika oli yang keluar hanya sedikit sekali, anda jangan heran. Bukan karena cara tersebut tidak berhasil, tapi memang sisa oli yang ada hanya sedikit.

Nah, itulah cara ganti oli motor yang aman tanpa kompresor. Tentu anda bisa melakukan sendiri di rumah.

Semoga bermanfaat!