Blog

Ciri-Ciri Minyak Rem Mobil/Motor Yang Bagus + Kapan Ganti

Sistem pengereman pada kendaraan baik mobil maupun motor adalah hal yang krusial dan menjadi salah satu bagian safety paling penting.

Menghentikan laju kendaraan dengan bobot yang berat dan melaju kencang membutuhkan kinerja yang optimal dari tiap-tiap bagian sistem pengereman.

Salah satu yang seringkali terlupakan pada bagian ini adalah minyak rem.

Anda pasti akan lebih perhatian dengan kondisi kampas rem atau disc brake. Padahal komponen minyak rem mempunyai fungsi yang cukup penting untuk menjaga pengereman mobil maupun motor anda bekerja maksimal.

Tanpa minyak rem, sistem pengereman hidrolik atau rem cakram tidak akan akan bisa bekerja walaupun pedal rem mobil sudah anda injak penuh atau handle rem motor sudah anda tarik kuat-kuat.

Minyak rem ini bagian yang sangat penting tapi sering anda sepelekan kondisinya. Betul? Sudah, ngaku saja hehe

Tahukah anda tanpa minyak rem, sebuah rem hidrolik tidak akan berfungsi alias blong? Kalau minyak rem dalam kondisi yang buruk, kira-kira resikonya apa hayo?

Ciri-Ciri Minyak Rem MobilMotor Yang Bagus

alat penghemat bbm terbaik

Perawatan Minyak Rem Pada Mobil atau Motor

Sudah disinggung sebelumnya bahwa peran minyak rem baik pada mobil atau motor sangat penting. Lalu, perawatan seperti apa yang bisa anda lakukan pada pelumas ini?

Jawabannya adalah dengan menggantinya bila saatnya sudah tiba.

Iya, saya tahu pertanyaan anda selanjutnya.

Jadi, kapan waktunya mengganti minyak rem?

Anda tidak perlu menambah volume minyak rem pada motor maupun mobil anda kecuali ada kebocoran. Minyak rem ini tidak akan berkurang, jadi perawatannya adalah dengan mengganti secara rutin.

Ohya, bila kondisi minyak rem kendaraan berkurang, bisa dipastikan bahwa terjadi kebocoran dan harus segera anda bawa ke bengkel secepatnya untuk diperiksa. Selain itu, ada kandungan zat  pada minyak rem yang mampu merusak body kendaraan bila bocor. Jadi, mulai sekarang perhatikan bagian ini ya.

Lanjut, kenapa minyak rem ini perlu diganti? Hal ini dikarenakan minyak rem mengandung zat aditif yang punya waktu kadaluarsa atau expired.

Bila anda terlambat menggantinya, maka resikonya adalah kerusakan pada bagian seal master. Kerusakan ini sangat mungkun luput dari perhatian anda dan resikonya terlampau besar untuk anda hadapi, yaitu rem blong.

Penggantian minyak rem ini standarnya adalah pada 20.000 – 30.000 kilometer sekali. Bila anda sering berada pada jalur yang macet, maka pilhlah batasan jangka waktu penggantian paling terpendeknya (per 20.000 km).

Baca Artikel Lainnya:

Harga dan biaya minyak rem ini tidaklah mahal, sekitar 50-100 ribuan saja sudah termasuk biaya penggantian. Harga akan tergantung kualitas minyak rem yang anda pilih. Tentu saja untuk motor akan lebih murah.

kapan ganti minyak rem

Apabila anda bingung memilih mana minyak rem yang bagus, anda bisa mengetahuinya dengan mengenali ciri-ciri minyak rem yang bagus atau berkualitas berikut ini:

  • Memiliki titik didih yang tinggi untuk mencegah penguapan.
  • Terdapat fitur anti karat atau yang mencegah korosi.
  • Minyak rem tidak merusak karet seal yang mencegah kebocoran minyak.
  • Kekentalan minyak rem atau nilai viskositas harus baik. Kekentalan ini harus pas supaya mampu meneruskan tekanan saat dilakukan pengereman walau dalam kondisi suhu yang ekstrim.
  • Tidak menghasilkan endapan yang beresiko akan menyumbat aliran minyak.

Sistem pengereman kendaraan adalah hasil kerja dari beberapa spare part secara bersama. Selain perawatan minyak rem, sebaiknya anda juga melakukan pengecekan secara berkala baik faktor kebersihan, pengaturan ulang, service bagian piston, caliper dan karet yang ada.

Bila anda adalah seorang yang sibuk, cukup anda bawa ke bengkel langganan anda, atau saat anda melakukan service rutin mintalah teknisi bengkel untuk melakukan pengecekan pada bagian pengereman.

Semoga membantu!