Blog

Ciri-Ciri, Cara Rotasi + Kapan Ganti Ban Mobil Serta

Setiap periode tertentu mengganti ban adalah ah atas perawatan mobil yang harus anda lakukan.

Penggantian ban kendaraan Anda tergantung kepada ada pemakaian serta kondisi jalan yang sering anda lewati.

Secara umum anda disarankan mengganti ban mobil setiap 60.000 km sekali.Namun, apabila anda sering melewati jalan yang berbatu kasar atau bergelombang tidak rata, bisa jadi anda akan mengganti ban lebih cepat dari ukuran normal.

selain menggunakan pedoman jarak tempuh, ciri-ciri ban mobil anda perlu diganti bisa dilihat dari penampilan fisik bahan itu sendiri.

lalu Bagaimana cara anda mendeteksi ban mobil anda sudah saatnya ganti sebelum waktunya.

Mari kita bahas bersama.

Ciri-Ciri Ban Sudah Harus Ganti

Saat Anda belum begitu yakin Apakah ini adalah waktu yang pas untuk mengganti ban mobil, maka untuk memastikannya Anda bisa  memperhatikan kembangan pada ban.

Nah, diantara Kembangan ban atau di sela-sela Kembangan Anda akan melihat sebuah tonjolan yang seharusnya lebih rendah dari permukaan ban. apabila tonjolan tersebut sudah rata dengan Kembangan pada ban itu berarti anda wajib mengganti dengan ban yang baru.

alat penghemat bbm terbaik

Ciri-ciri dan kapan ganti ban mobil serta tips untuk merawatnya

Dan bila Ternyata anda memutuskan untuk mengganti dengan panjang baru, apakah sebelum membeli ada baiknya Anda periksa kapan ban tersebut diproduksi.

>>  Perhatikan 2 Cara Ganti Ban Mobil Ini Saat Dana Mepet!

Kode produksi secara umum berada di di bagian bibir ban dekat velg perlu Anda ketahui bahwa setiap pabrikan memiliki kode yang tidak sama serta jumlah digit yang juga berbeda.

Misalnya: kode 0819 artinya ban tersebut diproduksi pada minggu ke-8 tahun 2019. Ban biasanya memiliki masa kadaluarsa dalam 3 tahun. Tapi untuk menghindari kesalahpahaman, sebaiknya anda membaca artikel Kesalahan Yang Umum Tentang Kadaluarsa Ban Mobil ini.

Tips Saat Ganti Ban Baru

Ban yang baru saja Anda beli sebaiknya Anda taruh pada bagian belakang. hal ini supaya mobil anda tidak terjadi oversteer atau kehilangan traksi atau slip pada kecepatan yang tinggi saat jalan menikung. Kondisi ini akan sulit diatasi oleh pengemudi meski sudah berpengalaman sekalipun.

Kebalikan dari oversteer adalah understeer. Understeer adalah kondisi di mana ban depan mobil mengalami slip yang lebih mudah diatasi oleh pengemudi.

Lalu bagaimana bila anda secara tidak sengaja mengalami kondisi oversteer? Jangan panik dulu, kami akan coba berikan beberapa tips bagi anda.

  • Umumnya pengemudi akan reflek untuk menginjak pedal rem saat mobil mengalami oleng. Tapi dalam kondisi oversteer, jangan sampai Anda menginjak pedal rem secara mendadak karena justru membuat mobil menjadi tidak terkontrol.
  • Ketahui jenis penggerak mobil anda apakah penggerak roda depan atau penggerak roda belakang. Apabila mobil anda menggunakan penggerak roda depan, maka anda bisa menginjak pedal rem dalam-dalam. sedangkan bagi penggerak roda belakang, Anda harus melakukan kebalikannya.
  • untuk mengembalikan posisi mobil yang oleng, Anda bisa melakukan counter stir, yaitu mengarahkan roda mobil ke arah berlawanan dengan arah oleng mobil.
>>  Baca : Seluk Beluk Oli Gardan Mobil Yang Bikin Boros BBM!

Cara Merawat Ban Mobil Dengan Benar

Perawatan ban mobil Sebaiknya anda lakukan secara berkala, yaitu dengan melakukan rotasi ban.

Rotasi ban mobil ini bisa anda lakukan setiap 10.000 km.  Anda bisa memperhatikan petunjuk rotasi ban melalui gambar di bawah ini:

melakukan rotasi perawatan ban mobil

Keterangan:

Front Wheel Drive:  mobil penggerak roda depan

Rear eheel Drive: mobil penggerak roda belakang

Tips terakhir yang bisa kami berikan adalah jangan lupa untuk sering memeriksa kondisi angin pada ban mobil anda. ikuti petunjuk tekanan angin yang sesuai dengan jenis kendaraan yang anda miliki atau Anda bisa melihat pada buku manual kendaraan.

Semoga bermanfaat!