Blog

FATAL: 8 Cara Mengemudi Mobil Yang Akan Merusak Kendaraan!

Kalau anda sayang dengan mobil anda, maka artikel ini bisa jadi akan menghindarkan mobil anda dari kerusakan yang lebih cepat.

Apalagi bila anda baru saja memiliki mobil dan belajar berkendara belum lama. Banyak orang yang melakukan cara mengemudi mobil asal jalan saja, tanpa tahu bahwa ada kebiasaan-kebiasaan kecil yang akan mempengaruhi kondisi mobil dalam jangka panjang.

Mobil Anda adalah salah satu aset yang paling berharga bukan?

Mobil andalah yang membawa Anda (dan keluarga) ke kantor untuk bekerja dan membayar tagihan-tagihan serta memberi makan keluarga dan lainnya. Karena alasan inilah, Anda harus lebih berhati-hati terhadap kendaraan Anda jika Anda ingin mobil anda tetap dalam kondisi yang baik dan dapat bertahan lama.

Ada banyak kebiasaan yang dapat merusak kendaraan Anda, termasuk cara mengemudi mobil yang salah. Jadi penting bagi Anda mengetahui juga bagaimana melakukan perawatan mobil yang baik sejak dini.

Banyak orang telah melakukan kebiasaan yang menurut mereka sangat membantu, tetapi sebenarnya lebih merusak dan bahaya.

Dalam artikel ini, akan saya rangkum 8 cara mengemudi mobil yang dapat merusak kendaraan Anda tanpa menyadarinya.

Cara Mengemudi Mobil

alat penghemat bbm terbaik

Cara Mengemudi Mobil Tampak Biasa Tapi Merusak

Beberapa hal ini mungkin pernah anda lakukan. Wajar saja karena anda belum membaca artikel ini hehe. Semoga anda tidak akan melakukannya lagi setelah ini.

  1. Menginjak pedal gas untuk memanaskan kendaraan

Banyak orang percaya mereka dapat menghangatkan mesin lebih cepat dengan menginjak pedal gas berulang kali saat mobil baru saja dinyalakan. Kebiasaan ini sebenarnya tidak baik untuk kendaraan Anda karena menyebabkan kerusakan mesin.

Jika kondisi mesin anda masih dingin, yang terbaik adalah membiarkan cairan bagian dalam kendaraan Anda memanas secara berlahan, menginjak pedal gas bukanlah cara yang tepat untuk melakukannya.

  1. Meletakkan kaki pada pedal Rem

Banyak orang juga memiliki kebiasaan “menaiki rem”, yang berarti sedikit menambah tekanan pada pedal rem saat mengemudi sehingga mereka dapat berhenti secara instan kapan saja.

Cara mengemudi mobil seperti ini, yang sering dilakukan di perbukitan menurun dan akan merusak sistem pengereman keseluruhan kendaraan. Berkendara dengan kecepatan rendah akan membantu menghilangkan keinginan untuk menjaga kaki Anda pada pedal rem setiap saat.

  1. Gagal menge-rem saat jalan lubang & polisi tidur

Polisi tidur biasanya banyak dijumpai pada jalan-jalan gang. Ada baik dan buruknya memang memasang polisi tidur di jalan, tapi bagi pengendara yang kurang berhati-hati hal ini cukup merugikan.

Termasuk juga jalanan berlubang dan masalah permukaan jalan lainnya bisa sangat merusak suspensi dan bagian bawah kendaraan jika Anda gagal mengurangi kecepatan secara signifikan saat melewatinya.

Lewati gundukan atau polisi tidur dengan berlahan dan jalan yang rusak dengan hati-hati. Terutama saat malam hari dan saat kondisi hujan.

  1. Mengemudi dengan bahan bakar sedikit

Kebisaaan mengemudi lainnya adalah membawa mobil dalam kondisi BBM hampir habis. Memang harga BBM sering naik, tetapi melakukan kebiasaan seperti ini bisa berakibat jelek pada mesin.

Pastikan untuk selalu mengisi bahan bakar setiap kali jarum bahan bakar anda sudah mepet ke bawah. Hal ini untuk mencegah kendaraan Anda menggunakan bahan bakar lama yang kotor di bagian bawah tangki mobil.

Bahan bakar yang lama mengendap lama-lama akan kotor dan bila masuk ke mesin mobil, akan menyebabkan kerusakan engine dan filter yang tersumbat.

Bila anda berat dengan biaya operasional BBM kendaraan anda, anda bisa menggunakan alat penghemat BBM ini yang akan menghemat konsumsi bahan bakar anda sampai 35%.

  1. Gas dan Rem dengan mendadak

Cara mengemudi ini terkadang memang susah dihindari, terutama pada saat jam lalu lintas sibuk atau saat anda sedang terburu-buru agar tidak terlambat bekerja.

Dalam kondisi seperti itu, sebaiknya anda tetap menghindari cara mengemudi mobil dengan gas dan rem secara mendadak dan berulang-ulang. Kebiasaan mengemudi ini memberi banyak tekanan pada cara kerja internal sistem pengereman dan rotor, dan secara signifikan akan membuat boros konsumsi bahan bakar kendaraan anda.

Baca Ini Juga Ya:

  1. Mengemudi dengan ban yang kempes

Kondisi angin pada ban yang tepat sangat penting bagi keselamatan dan kinerja kendaraan secara keseluruhan. Ban dengan yang kurang  pas bukan hanya tidak aman, tetapi pada akhirnya akan menyebabkan kerusakan lainnya pada mobil karena memperberat kerja mobil anda.

Pastikan ban mobil Anda tidak melebihi atau kurang tekanan dengan memeriksa level secara teratur dengan pengukur tekanan ban. Jangan lupa juga untuk memeriksa tekanan ban cadangan anda untuk berjaga-jaga dalam kondisi darurat.

Di Indonesia, tekanan idealnya berkisar antara 28 sampai 33 Psi. Untuk mobil kelas MPV seperti Avanza/ Kijang/ Ertiga/ Mobilio dan lain sebagainya, tekanan standarnya berkisar antara 30-32 Psi sedangkan untuk mobil sejenis sedan biasanya berkisar antara 28-30 Psi.

  1. Mengabaikan pemeliharaan secara rutin

Perawatan mobil rutin yang sesuai jadwal sangat penting (seperti inspeksi dan mengecheckan kondisi cairan) sangat penting untuk keselamatan, kinerja, dan umur panjang kendaraan.

Pastikan mobil Anda diservis sesuai dengan petunjuk dalam manual jika Anda ingin menghindari kondisi mengemudi yang tidak aman dan biaya perbaikan yang mendadak.

Cara Mengemudi Mobil Yang Akan Merusak Kendaraan

  1. Meletakkan kaki pada pedal kopling

Bagi pemilik mobil manual, banyak yang mengemudi dengan meletakkan ujung kaki pada pedal kopling. Hal ini bisa memperberat kerja mesin anda secara tidak sadar.

Tekanan sedikit saja pada kopling akan berakibat pada performa mesin. Mungkin anda tidak merasakannya pada saat mobil berjalan, tapi percayalah, dalam jangka panjang cara mengemudi mobil seperti ini akan merugikan anda sendiri.

Kesimpulan:

Cara mengemudi mobil yang buruk akan mempengaruhi kondisi kendaraan anda dalam jangka panjang. Mungkin anda tidak akan menyadarinya karena efek yang dihasilkan tidak saat itu juga merusak, tapi dalam waktu yang lama, efek yang kecil-kecil tersebut akan berakumulasi dan pada saatnya akan menarik duit anda keluar dari rekening. 😀

Semoga bermanfaat!