Blog

Simak: Cara Benar Mengemudi Mobil Matic di Jalan naik/turun/dst!

Tidak semua orang tahu bagaimana cara mengemudi mobil matic yang baik dan benar. Karena mengemudikan mobil matic tidak semudah mengendarai motor matic, iya kan? Ada beberapa hal yang wajib diketahui bagi para pengendara mobil matic pemula sebelum mulai turun ke jalan, istilahnya ya tahu teorinya dulu lah ya sebelum praktek. Yah, walaupun tidak sedikit juga orang yang punya pandangan yang penting praktek aja dulu, teori mah sambil jalan juga bisa. Duh, bahaya buat kesehatan itu.

Bagi sebagian orang, memiliki mobil matic bisa menjadi pilihan yang menyenangkan karena lebih sederhana. Maksudnya sederhana gerakan tangannya karena tidak perlu banyak gerak untuk ganti perseneling hehe. Tapi, kalau mengendarai mobil matic di kondisi jalanan yang menanjak, curam kalau tidak benar-benar menguasai justru bikin pengemudinya keringetan. Nah, karena itu coba Anda perhatikan beberapa tips dari kami tentang cara mengemudi mobil matic yang baik dan benar di berbagai kondisi jalan ini.

cara mengemudi mobil matic
cara mengemudi mobil matic

Cara Mengemudi Mobil Matic yang Baik dan Benar

Apabila Anda memutuskan untuk kursus mobil saja dari pada belajar secara otodidak, maka itu lebih baik. Tapi bila Anda yakin bisa mengendari mobil matic dengan mencari cara cepat belajar setir mobil matic di internet, maka Anda selera pemberani. Bagi selera pemberani, silahkan check tips berikut ini:

  1. Ketahui komponen serta fungsi yang ada di mobil matic

Tak kenal maka tak sayang, begitu juga dengan mobil matic, kita harus mengenal dulu apa saja fungsi-fungsi. Ohya, untuk komponen yang dimaksud yang ada di mesin mobil matic jelas berbeda dengan mobil manual. Tapi kalau komponen atau tuas yang ada di dashboard maupun interior, maka tidak ada bedanya. Yang beda hanya pada fungsi pada perseneling dan tidak ada tuas kopling, itu saja. Kombinasi simbil pada mobil matic bisa berbeda-beda tergantung jenis mobilnya, ada yang P-R-N-D-2-L atau yang P-R-N-D-3-2-L.

Arti kode pada tuas persneling matic:

  • N (Netral) : posisi Nol
  • D (drive) : adalah posisi terbaik untuk melaju dengan kondisi normal. Posisi ini juga akan memaksimalkan kecepatan kendaraan matic Anda
  • P (Park/Parking) : dipakai saat Anda berhenti atau parkir. Posisi ban akan terkunci jadi tidak bisa di dorong. Saat awal starter atau saat melepas kunci mobil matic, sebaiknya transmisi dalam posisi ini.
  • 1/L (Low) : adalah posisi transmisi dengan kecepatan paling rendah
  • R (Reverse) : posisi transmisi untuk mundur
  • 1/2/3 atau D1/D2/D3: Posisi transmisi untuk melaju lebih kencang atau menambah tenaga mobil dalam kondisi tertentu

Ohya, biasanya ada tombol switch yang ada di tongkat persneling yang berfungsi seperti “kopling” saat ingin mengganti posisi transmisi. Jadi, saat pindah transmisi harus sambil menekan tombol switch ini.

Baca Juga Dong:

  1. Info dasar cara mengemudi mobil matic

Mobil matic dalam kondisi transmisi Drive, tanpa injak gas pun mobil akan jalan sendiri dalam kecepatan pelan. Jadi Anda harus injak rem terlebih dahulu sebelum mulai masuk mode Drive supaya lebih aman atau tidak kaget.

alat penghemat bbm terbaik
  1. Cara mengemudi mobil matic dengan kondisi jalan normal

Pada kondisi jalan normal, Anda cukup tempatkan transmisi di dalam posisi D (Drive). Jangan malas juga untuk mengganti ke posisi N (Netral) saat berhenti di lampu merah. Ada pengaruhnya ke mesin mobil soalnya. Nanti akan di bahas di artikel yang lain ya.

  1. Cara mengemudi mobil matic dengan kondisi tanjakan

Kondisi jalan yang naik atau menanjak ini juga harus dilihat seberapa curam naiknya. Anda bisa gunakan transmisi 1/D1 atau 2/D2 apabila naiknya tidak terlalu tinggi tapi karena banyak penumpang misalnya. Sedangkan kalau berada di kondisi yang menanjak di pegunungan atau di lokasi parkir Mall yang menanjak, gunakan transmisi L (Low). Hal ini berlaku juga untuk cara mengendarai mobil matic di tanjakan macet

  1. Cara mengemudi mobil matic dengan kondisi jalan turun

cara mengendarai mobil matic di tanjakan macetSaat kondisi jalan turun dan curam seperti di daerah pegunungan atau turun dari parkir Mall yang curam, Anda bisa memilih menggunakan transmisi L (Low) supaya ada bantuan pengereman dari mesin. Jangan posisikan transmisi ke kondisi N (Netral) dengan alasan menghemat bensin, kalau remnya gak kuat nanti malah boros biaya bengkel dan rumah sakit, gak jadi hemat hehe.

  1. Cara mengemudi mobil matic dengan kondisi jalan macet

Dalam kondisi jalan yang macet, mengendarai mobil matic memang lebih asyik. Anda tidak perlu memindahkan transmisi ke posisi N (Netral) berkali-kali layaknya mobil manual, Anda cukup tahan saja laju kendaraan Anda dengan mengunjak rem dengan transmisi tetap dalam kondisi D (Drive). Kecuali, bila macetnya parah dan Anda harus berhenti cukup lama, maka sebaiknya tetap pindahkan transmisi ke posisi N (Netral)

  1. Cara mengemudi mobil matic dengan kondisi di jalan tol

Bila Anda berada di dalam tol, maka transmisi yang bisa Anda gunakan adalah D (Drive), 2/D2 atau 3/D3. Transmisi D2 atau D3 dipakai saat Anda ingin menyalip kendaraan dan memerlukan tambahan kecepatan mobil yang cukup. Selebihnya, gunakan saja transmisi D (Drive) karena posisi ini akan menghasilkan kecepatan maksimum mobil matic Anda.

Nah, itulah tadi bagaimana cara mengemudi mobil matic dengan berbagai kondisi jalan. Pada dasarnya cara mengendarai mobil matic sama saja kok, mau anda cari cara mengendarai mobil matic agya atau cara mengendarai mobil matic honda jazz juga pada intinya sama seperti tips di atas. Jadi, selamat mencoba ya.

Tips lain: Mempunyai mobil matic sebenarnya lebih nyaman terutama untuk berkendara di dalam kota. Hanya saja, terkadang mempunyai mesin automatic membuat konsumsi bensin menjadi sedikit lebih boros di banding mesin manual. Solusi paling mudah untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan memasang alat penghemat konsumsi BBM mobil. Nah, salah satu alat penghemat mobil yang sudah terbukti dan menjadi juara di tingkat nasional bisa anda lihat di di sini: BBM menjadi lebih irit.