Blog

20 Tips Aman Cara Mengemudi Di Jalan Tol (Pemula + Mahir)

KW: cara mengemudi di jalan tol

Mengemudi di jalan tol memang lebih bebas hambatan di banding jalan biasa, namun bukan berarti lebih aman.

Mengetahui cara mengemudi di jalan tol bisa jadi akan menghindarkan anda dari kecelakaan atau kendala yang tidak diinginkan.

Anda pasti pernah mendengar kecelakaan yang terjadi di jalan tol yang mengerikan.

Ya, kecelakaan di jalan tol memang akan berisiko lebih hebat dibanding jalan biasanya. Hal ini karena kecepatan rata-rata pemakai jalan tol yang cukup tinggi, dalam kondisi yang parah bisa menyebabkan kecelakaan beruntun yang menghilangkan nyawa beberapa orang sekaligus.

Mengerikan bukan?

Ini bukan untuk menakuti-nakuti, tapi supaya anda lebih waspada dan mencari tahu cara mengemudi di jalan tol yang aman baik untuk diri anda sendiri maupun untuk pengendara yang lain.

Cara Mengemudi Di Jalan Tol

alat penghemat bbm terbaik

Cara Mengemudi Di Jalan Tol Yang Aman

Saat masuk di jalan bebas hambatan atau jalan tol, anda harus berada di kecepatan tertentu secara konstan. Kadang secara tidak sadar, anda bisa memacu kendaraan anda lebih cepat dari biasanya karena jalan yang lebar dan tidak macet.

Melihat karakteristik para pengemudi di jalan tol tersebut, anda harus benar-benar mempersiapkan kendaraan anda sebelumnya. Berikut ini beberapa hal yang harus anda perhatikan:

  1. Persiapkan kartu E-toll

Supaya masuk gerbang toll anda lancar, persiapkan kartu toll anda dan pastikan saldo anda cukup. Saat ini gerbang tol sudah tidak menerima pembayaran tunai lagi. Anda bisa membeli kartu ini di indomaret atau alfamart tertentu.

Bila benar-benar darurat, anda bisa membeli kartu tol atau mengisi saldo di gerbang tol. Sebelum anda masuk ke antrian pintu tol, pinggirkan dan parkir mobil anda dahulu untuk melakukan transaksi tersebut dengan petugas supaya tidak memperlama antrian tol pengendara yang lain.

  1. Periksa jalur rute

Jalan tol memiliki pintu keluar yang banyak dan jalur yang kadang bercabang. Jadi mengetahui jalur yang akan anda lalui akanmembuat anda lebih tenang dalam berkendara. Anda bisa mengecek jalur dan jarak tempuh paling mudah menggunakan aplikasi google map lewat ponsel anda.

  1. Tekanan angin

Tekanan angin yang pas dapat mengindarkan anda dari pecah ban saat melaju dalam kecepetan tinggi di jalan tol. Anda bisa menggunakan nitrogen untuk mengisi ban mobil anda.

  1. Atur spion

Spion menjadi penting saat anda mengemudi baik dijalan biasa dan terutama di jalan tol. Atur semua kaca spion anda sesuai dengan pandangan anda. Pada spion samping, anda bisa mengatur supaya pandangan menjadi luas dan maksimal hanya seperempat dari bagian spion yang mengarah ke body mobil.

  1. Pastikan semua lampu menyala

nyalakan lampu saat berkendara di jalan

Lampu kendaraan menjadi sangat penting saat mengemudi. Periksa komponen ini sebelum anda benar-benar masuk ke jalan tol. Tidak hanya lampu depan dan belakang, tapi juga lampu sein, lampu kabut dan lampu stop yang berguna baik siang hari maupun malam.

  1. Periksa lampu indikator pada panel dashboard

Periksa kondisi mobil anda dengan memastikan tidak ada lampu indikator pada panel yang masih menyala setelah mesin anda hidupkan. Bila ada lampu indikator yang masih menyala saat mesin sudah dihidupkan, artinya ada yang tidak normal pada mobil anda.

  1. Bawa peralatan darurat

Siapkan semua peralatan darurat anda dan pastikan semua dalam kondisi siap pakai. Beberapa yang harus anda bawa adalah kunci ban, dongkrak dan segitiga pengaman. Lebih baik lagi bila peralatan darurat anda lebih lengkap lagi seperti jumper aki mobil bila mogok, dll

  1. Pastikan ban serep dalam kondisi yang baik

Cek juga ban sere panda apakah dalam kondisi yang siap pakai. Periksa tekanan anginnya juga. Bila sudah kempes, segera isi angin ban serep anda dengan tekanan 2 tingkat lebih tinggi.

Baca Tips Lainnya:

Tips Mengendarai Mobil Di Jalan Tol

Apabila semua di atas sudah anda persiapkan dengan baik, maka perhatikan saat mengemudi di jalan tol berikut ini:

  1. Jaga Jarak

Jaga jarak antar pengendara sangat penting untuk menghindari kecelakaan beruntun. Jarak aman antar pengendara adalah “2-3 detik” antar mobil.

Bagaimana cara mengukurnya?

Mudah saja, anda tentukan dulu sebuah objek di pinggir jalan, misalkan pohon atau tiang papan penunjuk jalan yang ada di depan. Kemudian anda tunggu mobil yang anda di depan anda melewati objek tersebut.

Saat mobil di depan anda melewati objek tadi, maka hitungan detik anda di mulai. Anda seharusnya melewati objek tersebut setelah hitungan ke-3 (detik). Nah, itulah jarak aman anda dengan mobil yang di depan anda.

Tapi ingat, perbedaan kecepatan akan mempengaruhi rentang jarak antara anda dengan mobil di depan anda. Patokan yang tepat memang anda harus menggunakan rentang “waktu” dan bukan “meter” untuk mengukur jarak aman berkendara anda.

  1. Perhatikan Setiap Petunjuk

Cara mengemudi di jalan tol selanjutnya adalah memperhatikan setiap petunjuk rambu yang ada. Hal ini karena di jalan tol anda tidak bisa putar balik. Bila dari jauh sudah tampak bahwa arah tujuan anda berbelok, segera kurangi kecepatan dan ambil jalur lambat. Perhatikan juga petunjuk batas kecepatan yang diperbolehkan.

  1. Lajur Kanan Untuk Mendahului

Lajur sisi kanan adalah untuk mendahului. Jadi gunakan lajur kiri atau lajur lambat saja selama berkendara. Jangan menyalip menggunakan lajur kiri karena berbahaya untuk anda dan pengendara yang lain. Karena biasanya pengendara mobil kurang memperhatikan jalur yang sebelah kiri.

  1. Awas Pengendara Lain!

hindari truk di jalan tol

Selalu waspadai gerak gerik pengendara lain. Menjauhlah dari mobil-mobil besar seperti truk atau bus. Anda tidak tahu sopirnya sudah berapa lama menjalankan mobil itu bukan? Jadi lebih baik, anda menjauh saja. Waspadai juga mobil lain yang mau masuk tol, berikan kesempatan saja dahulu.

  1. Perhatikan Marka Terutama Malam Hari

Bila di malam hari, marka jalan sangat membantu anda saat berkendara. Perhatikan saja batas-batas marka baik yang di tengah jalan maupun di pinggir.

  1. Jangan Mepet Pembatas Jalan

Cara mengemudi di jalan tol yang aman selanjutnya adalah jangan dekat-dekat dengan pembatas jalan untuk menghindari senggolan saat anda dalam kecepatan tinggi.

  1. Jangan Panik 

Jika mobil anda mengalami kendala di tengah jalan, jangan panik apalagi berhenti mendadak. Nyalakan lampu sein anda dan turunkan kecepatan secara bertahap. Carilah lokasi berhenti yang aman dan tidak terhalang apapun. Bila mobil anda mogok, anda bisa memeriksa penyebab mobil mogok ini.

  1. Istirahat Bila Mengantuk

Jangan memaksakan mengemudi bila anda mengantuk. Carilah rest area terdekat, dan istirahatlah sampai anda benar-benar siap untuk mengemudi lagi.

  1. Manfaatkan Lampu Sein

Gunakan lampu sein setiap ingin berpindah jalur untuk memberikan tanda kepada pengendara lain. Nyalakan lampu sein beberapa saat sebelum anda mulai bermanuver.

  1. Jangan Ngebut Bila Hujan

Saat hujan, cara mengemudi di jalan tol yang aman adalah menjalankan mobil dalam kecepatan rendah. Pandangan anda tidak sebebas saat cuaca cerah, jadi jangan memacu mobil dengan kecepatan tinggi.

  1. Jangan Mengerem Mendadak

Jangan pernah sekali-kali melakukan pengereman mendadak di jalan tol. Supaya anda terhindar dari ini, kuncinya adalah anda selalu fokus dan jaga jarak aman anda dengan mobil di depan anda.

  1. Sering-Sering Melihat Spion

Perhatikan spion kendaraan

Sering-seringlah memantau situasi pengendara lain di jalan tol. Bila ada pengendara yang gerak-geriknya membahayakan, segera menjauh saja untuk menghindari hal yang tidak anda inginkan.

Nah, itulah cara berkendara di jalan bebas hambatan. Jangan lupa untuk berdo’a dulu sebelum anda memulai perjalanan.

Semoga bermanfaat!