Blog

Cara Menambah Air Aki, Pakai Warna Merah Atau Biru?

Anda pernah melihat air aki kemasan warna merah dan ada yang berwarna biru, bukan?

Kemudian anda bingung untuk menambah air aki kendaraan anda harus pakai yang mana?

Baik, anda sudah tepat membaca artikel ini. Kami akan mencoba menjelaskannya untuk anda.

Aki adalah bagian yang sangat vital dalam sistem kelistrikan kendaraan bermotor, baik itu pada mobil maupun pada motor.

Ada 2 (dua) jenis aki yang biasa dipakai di kendaraan, yaitu aki basah dan aki kering.

Berbeda dengan aki kering, cairan pada aki basah semakin lama akan semakin menyusut dan habis. Agar aki basah tetap berfungsi dengan baik, kondisi air aki harus selalu berada dalam volume yang cukup.

Pada kendaraan roda dua, fungsi aki apabila mengalami masalah masih bisa digantikan oleh kick starter. Namun, pada kendaraan roda empat tidak ada komponen penggantinya sehingga aki adalah sumber utama kelistrikan yang mutlak.

Karena itulah, aki pada mobil harus benar-benar anda perhatikan kondisinya. Apabila aki soak atau mati, anda harus melakukan jumper dengan aki pada mobil lain.

alat penghemat bbm terbaik

Melakukan jumper aki juga bukan tanpa resiko, aki mobil bisa meledak bila anda salah teknik jumper.

Supaya anda terhindar dari segala kerepotan tersebut, anda harus memperhatikan aki mobil anda supaya tetap terjaga dengan baik kondisinya. Terutama bagi anda yang kendaraannya masih memakai aki basah, perhatikan volume air aki harus selalu dalam kondisi penuh.

>>  Termudah! Cara Membersihkan Mesin Mobil yang Sempurna

Kalau berkurang, anda wajib menambahkannya!

Cara Menambah Air Aki, Pakai Warna Merah Atau Biru

Tips Menambah Air Aki Yang Tepat

Mengapa anda wajib menambah air aki kendaraan anda bila sudah banyak berkurang?

Selain untuk menjaga kinerja aki supaya tetap baik, hal itu juga untuk menghindari aki mobil anda meledak.

Ya, meledak. Faktanya memang hal tersebut memungkinkan untuk terjadi.

Saat di toko, anda akan menemukan 2 macam kemasan warna air aki kendaraan, yaitu merah dan biru. Perbedaan ini bukan tanpa sebab, masing-masing mempunyai fungsi yang berbeda.

Air aki kemasan merah

Cairan aki dengan kemasan merah ini disebut juga dengan air zuur. Air aki ini dipakai hanya saat pertama kali saja mengisi tank aki kendaraan.

Kandungan kemasan merah ini terdiri dari H2SO4 dan asam sulfat. Hati-hati saat menuangkannya karena akan terasa gatal-gatal bila terkena kulit anda dan dapat menyebabkan korosi pada kendaraan anda.

Baca Ini Juga Dong:

>>  8 Cara Mengendarai Motor Dengan Aman + Wajib Dibaca Pemula!

Air aki kemasan biru

Cairan aki dengan kemasan biru ini dipakai untuk menambahkan volume air aki yang berkurang saja. Saat air pada tank aki basah anda sudah berkurang, anda harus mengisinya dengan cairan aki warna biru ini.

Kandungan pada warna biru ini pun berbeda dengan air aki zuur, yaitu H2O (air murni). Bila dalam kondisi yang kepepet atau darurat, anda bisa menambahkan volume air aki dengan air mineral.

Apa yang terjadi jika anda menambahkan volume air aki dengan kemasan warna merah dan tidak warna biru?

Yang terjadi adalah adanya peningkatan kadar H2SO4 yang menyebabkan masa pakai aki anda menjadi lebih pendek.

Perhatikan Volume Maksimal

Hal terakhir yang perlu juga mendapat perhatian adalah batas maksimal pengisian volume air aki.

Jangan mengisi air aki mobil atau motor anda melebihi garis batas yang tertera di badan tanki aki. Apabila anda terlalu berlebihan, justru akan mengakibatkan pengapuran pada kepala aki.

Pengapuran tersebut akan membuat kinerja aki menjadi menurun dan tidak maksimal. Selain itu, masa pakai aki kendaraan anda juga berkurang.

Sangat disayangkan bukan?

Nah, itulah tadi tips cara menambah air aki yang benar. Semoga dapat menambah wawasan anda!