Blog

Panduan Lengkap: Cara Membersihkan Radiator Mobil Sendiri

Tidak semua pemilik kendaraan tahu cara membersihkan radiator mobil tanpa harus ke bengkel.

Sebenarnya tidak terlalu sulit untuk menguras komponen pendingin mesin mobil ini.

Radiator mempunyai fungsi yang cukup vital untuk menjaga suhu mesin mobil supaya tetap normal. Karena itulah, anda harus memastikan radiator kendaraan anda bisa bekerja dengan baik.

Bila komponen ini rusak atau tidak mampu bekerja dengan baik, resikonya adalah mesin mobil anda akan mengalami overheat. Sedangkan permasalahan overheat ini bila tidak ditangani dengan benar, maka bisa merembet kemana-mana dan biaya yang harus anda keluarkan untuk memperbaiki mobil anda bisa cukup besar.

Sebelum membahas tentang cara membersihkan radiator mobil, ada baiknya anda tahu bagaimana komponen ini bekerja sebelumnya.

Cara Kerja Karburator Mobil

Mesin kendaraan anda akan dapat bekerja dengan optimal pada suhu normal. Artinya, dalam suhu yang terlalu rendah atau terlalu tinggi membuat respon mesin jadi berkurang. Efek lainnya adalah konsumsi bahan bakar juga menjadi boros.

Bagian dari sistem radiator yang berfungsi mengatur suhu pada mesin adalah thermostat.

alat penghemat bbm terbaik

Thermostat ini akan merespon suhu di dalam mesin mobil. Apabila suhu mesin rendah, maka komponen ini akan menutup sampai suhu mesin mencapai titik normal atau suhu ideal mesin. Apabila suhu mesin menjadi terlalu tinggi atau panas, maka komponen ini akan terbuka dan membuat air radiator mengalir ke water jacket mesin kendaraan.

Air radiator yang mengalir lewat celah-celah water jacket ini akan menyerap suhu panas hasil dari gesekan mesin dan pembakaran saat bekerja. Hal inilah yang menyebabkan air radiator menjadi panas.

Kemudian, air radiator yang panas ini di pompa kembali ke dalam radiator yang punya kisi-kisi oleh waterpump.

Air radiator kemudian didinginkan lagi oleh hembusan angin dari kipas (fan) dan dialirkan lagi ke celah-celah water jacket untuk menyerap panas. Proses ini berlangsung secara berulang dan terus menerus.

Nah, ketika air di dalam radiator sudah berkurang maka katup tutup radiator akan membuka secara otomatis dan membuat air radiator pada penampungan masuk ke dalam radiator.

Begitu juga sebaliknya, bila terjadi tekanan suhu yang terlalu berlebihan maka katup akan membuka kembali dan air radiator akan mengalir kembali ke dalam bak penampungan.

Sebagai bagian yang bertugas untuk menstabilkan suhu dan pembuang panas dari mesin kendaraan, radiator anda juga harus dilakukan perawatan.

Cara Membersihkan Radiator Mobil Sendiri

Begini Cara Membersihkan Radiator Mobil

Cara membersihkan radiator mobil ini bisa anda prakterkan sendiri di rumah. Tapi menguras radiator, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan.

  • Buka tutup radiator hanya saat suhu mesin kendaraan anda dalam kondisi dingin. Bila mesin masih panas, dan anda memaksakan membuka tutup radiator maka air panas akan menyembur keluar karena tekanan yang masih tinggi. Hal ini sangat membahayakan anda.
  • Tutup radiator yang lama tidak di buka ada kemungkinan akan susah untuk dibuka. Sedangkan bahan tutup radiator biasanya terbuat dari plastik sehingga rentan untuk patah. Jadi hati-hatilah saat membukanya supaya tidak rusak.
  • Siapkan beberapa alat yang akan dipakai untuk menguras radiator mobil ini, yaitu: tang, kain, obeng, cairan coolant, sikat botol, ember dan gayung, dll. Bila anda memakai selang, pastikan kondisinya bersih dari kotoran dan lumut agar tidak tercecer dan masuk ke radiator.
  • Posisikan kendaraan anda dalam gigi netral dan rem tangan aktif serta mesin mobil mati.

Baca Artikel Ini Juga:

Langkah-Langkah Menguras Radiator Kendaraan

Silahkan ikuti tahap-tahap berikut ini:

  1. Cari kran saluran pembuangan radiator yang ada di bagian bawah lalu buka tutupnya. Biarkan air radiator mengalir keluar sampai habis lalu anda buka tutup yang di atas, bersihkan bak air radiator cadangan.
  2. Setelah tidak ada air yang tersisa, anda tutup kran radiator bagian bawah dan isi dengan air yang bersih hingga penuh dan tutup radiator kembali. Anda bisa menggunakan cairan khusus pembersih radiator yang bisa anda beli sebelumnya. Anda bisa ikuti instruksi yang ada pada kemasan.
  3. cara membersihkan radiator mobil selanjutnya adalah dengan menyalakan mesin mobil selama kurang lebih 15 menit dalam kondisi stationer. Setelah itu, anda matikan kembali mesin dan biarkan suhunya agak dingin.
  4. Bila sudah agak dingin, buka tutup radiator dan pastikan air sudah dingin supaya aman lalu buka tutup bawah untuk membuang air tersebut.
  5. Setelah air sudah terbuang semua, tutup lagi kran pembuangan radiator dan isi kembali dengan air yang bersih sampai penuh serta nyalakan mesin stationer. Biarkan tutup radiator terbuka.
  6. Matika mesin kembali dan buang air radiator yang ada di dalam. Isi kembali seperti langkah sebelumnya. Ulangi proses ini sampai air radiator benar-benar telihat bersih.
  7. Bila anda sudah yakin air di dalam radiator terlihat bersih, buang sekali lagi sampai kosong. Kemudian tutup kran pembuangan radiator tapi jangan terlalu kencang dan jangan terlalu kendur juga.
  8. Isi radiator dengan air khusus radiator atau coolant yang bagus. Pastikan anda mengisi dengan penuh lalu tutup kran radiator dan isi air radiator cadangan dengan coolant sejenis sampai batas yang dianjurkan pada tabung.
  9. Setelah selesai, nyalakan mesin selama kurang lebih 15 menit kemudian matikan. Anda periksa bagian bawah radiator apakah ada kebocoran atau tidak. Lalu periksa air radiator di tabung cadangan apakah masih sama atau berkurang.
  10. Bila ada kebocoran di bawah radiator, cari apa penyebabnya. Bila air di dalam tabung cadangan berkurang karena bocor, tambahkan kembali baik pada tabung maupun di radiator.

Nah, itulah cara membersihkan radiator mobil sendiri di rumah. Kondisi radiator yang baik tentu membuat mesin mobil anda juga menjadi lebih awet dan bisa tetap bekerja untuk jangka panjang dengan performa maksimal.

Semoga membantu!