Blog

Kenapa Body Mobil Baru Sekarang Tipis & Mudah Penyok?

Anda pernah bertanya-tanya mengapa mobil-mobil baru sekarang ini mempunyai body lebih gampang penyok daripada mobil lawas?

Bila anda mempunyai mobil keluaran awal tahun 2000an atau sebelum itu, anda pasti dapat merasakan perbedaan bahwa mobil-mobil lama itu dibuat dengan rangka body yang lebih kokoh dibanding kebanyakan mobil saat ini.

Kebanyakan orang akan menjawab dengan efisiensi bahan baku agar harga lebih murah, meskipun gampang penyok kayak kaleng krupuk karena bahannya yang tipis.

Anda pasti sudah sering mendengar jawaban seperti itu. 😀

Tapi, tahukah anda sebenarnya ada alasan teknis dan juga keamanan di balik body mobil baru yang lebih tipis dan mudah penyok?

Anda kurang tepat kalau menjawab karena masalah bahan yang dibuat lebih tipis untuk menghemat biaya.

Lalu apa?

body mobil mudah penyok
body mobil mudah penyok. (img: quora)

Body Mobil Baru Mudah Penyok Justru Karena Alasan Safety

Mengapa mobil-mobil keluaran terbaru lebih sering terlihat ‘penyok’ ketika mengalami benturan saat kecelakaan lalu lintas? Padahal mobil-mobil keluaran lama bisa lebih kokoh ketika mengalami benturan.

alat penghemat bbm terbaik

Sebuah pertanyaan yang muncul di forum quora ini menarik banyak pembaca.

Ternyata banyak juga yang ingin mengetahui alasan sebenarnya dibalik body mobil sekarang yang langsung penyok kalau terjadi tabrakan dibanding mobil lama.

Sebuah jawaban diberikan oleh Zeus Abdiwijaya, Platform CAE Engineer di Honda R&D Co. Ltd. Japan bidang kelayakan tabrak kendaraan.

Menurutnya, body mobil sekarang lebih gampang penyok karena untuk menyerap energi dari benturan kecelakaan.

Baca Juga Dong:

Ada bagian dari mobil yang disebut sebagai crumple zone. Zona ini berada pada bagian depan mobil (mocong) dan bagian belakang mobil (bagasi). Bagian mobil tersebut sengaja di desain untuk berdeformasi saat terjadi benturan atau diberikan daya besar.

crumple zone mobil baru
crumple zone mobil baru. (img: quora)

Tujuannya adalah untuk mencegah mobil mengalami perlambatan tiba-tiba saat terjadi tabrakan atau benturan.

Karena jika perlambatan kendaraan terjadi secara tiba-tiba, body mobil sepertinya tidak ada masalah, tapi orang yang ada didalamnya akan beresiko lebih besar untuk cedera.

Prinsip kerja yang sama juga diterapkan pada airbag.

Jadi, kalau anda menganggap mobil sekarang memakai bahan baja yang lebih tipis untuk menekan biaya produksi sedikit kurang tepat.

Hal ini bisa dibuktikan bahwa bahan baku baja tipis jauh lebih mahal dibandingkan baja tebal pada mobil kijang doyok yang juga dipakai sebagai bahan kaki meja atau pelat bangunan.

rangka mobil lama dengan baja tebal
rangka mobil lama dengan baja tebal. (img: quora)

Sedangkan baja sebagai bahan baku body mobil harus mempunyai spesifikasi khusus JSC270, JSC790 dan USIBOR1500 yang harganya tentu jauh lebih mahal dari plat baja biasa.

Menggunakan plat body baja yang lebih tipis juga mempunyai keuntungan lain, yaitu mobil akan menjadi lebih ringan.

Dengan berat body rangka yang lebih ringan, tentu akan sedikit meringankan kerja mesin untuk membuat laju mobil yang pada akhirnya akan menghemat bahan bakar.

Nah, sekarang anda bisa menjawab kalau ada teman anda yang mengeluh kenapa body mobil barunya kok tipis dan mudah penyok.