Blog

5 Beda Aki Kering Dan Aki Basah + Mana Yang Lebih Awet

Tahukan anda beda aki kering dan aki basah?

Aki kendaraan baik motor maupun mobil memang terbagi menjadi 2 jenis tersebut. Semua mempunyai fungsi sama, yaitu untuk menyimpan dan mengalirkan arus listrik.

Mungkin anda berpikir bahwa aki kering lebih awet karena minim perawatan dan tidak ada cairan di dalamnya (kering). Padahal, semua jenis aki baik kering maupun basah tetaplah memakai cairan elektroda di dalamnya.

Cairan inilah yang biasanya di sebut dengan air aki. Nah, kalau keduanya sama-sama menggunakan air aki, lalu apa yang membedakannya?

Beda Aki Kering Dan Aki Basah dan Mana Yang Lebih Awet
img: suzuki.co.id

Bedanya Aki Kering dan Aki Basah

Guna membedakannya, anda bisa memperhatikan beberapa hal berikut:

  1. Bentuk

Hal pertama yang bisa anda lihat untuk mengetahui beda aki kering dengan aki basah adalah dari segi bentuk wadahnya.

Pada aki basah biasanya mempunyai wadah yang agak transparan untuk mempermudah pengecekan kondisi cairan elektroda yang ada di dalamnya.

Sedangkan pada aki kering cenderung dibuat dengan warna gelap dan anda tidak bisa melihat isi di dalam aki kering dari luar seperti pada aki basah.

alat penghemat bbm terbaik
  1. Cairan Elektroda

Walaupun sama-sama terdapat cairan elektroda atau air aki, tapi air aki ini berbeda pada aki kering dan aki basah.

Pada aki basah memiliki cairan elektroda aki dengan bentuk seperti air yang biasa disebut dengan zuur. Ada dua macam air zuur yang berwarna merah dan biru, baca Cara Menambah Air Aki, Pakai Warna Merah Atau Biru ini.

Sedangkan pada aki kering, cairan ini diisi langsung oleh pabrik. Umunya separator aki kering berbentuk seperti gel kapas atau popok. Jadi meski terguncang atau terbalik atas-bawah, cairannya tidak akan tumpah seperti pada aki basah.

  1. Perawatan

Beda aki kering dan aki basah adalah pada perawatan. Hal ini berhubungan dengan jenis air aki yang digunakan pada keduanya.

Pada aki basah, anda harus selalu memastikan kondisi air aki berada di dalam kondisi yang cukup supaya bisa bekerja dengan sempurna.

Sedangkan kondisi iklim tropis atau suhu yang panas dapat menyebabkan penguapan seiring penggunaannya pada cairan elektrida aki basah. Nah, penguapan ini harus diantisipasi dengan penambahan air aki yang berkurang.

Perawatan pada aki basah bisa anda baca pada artikel 4 Cara Merawat Aki Basah Supaya Tetap Prima ini.

Pada aki kering, cairan elektrodanya juga mengalami penguapan, namun sirkulasinya sedikit saja yang bocor ke luar. Karena itulah, aki kering juga disebut sebagai maintenance free (MF) atau aki bebas perawatan. Namun, cairan elektroda pada aki kering biasanya tetap akan habis antara 1 – 2 tahun tergantung penggunaan dan harus diganti dengan yang baru.

Baca Artikel Ini Juga Ya:

  1. Batas Upper-Lower

Perbedaan selanjutnya adalah pada aki basah, kondisi air aki akan diukur dari batas atas atau upper level dan batas bawah atau lower level.

Sedangkan pada aki kering, parameter ini sudah tidak ada. Lubang sebagai tempat pengisian air aki sudah tidak ada.

  1. Harga

Aki kering mempunyai harga lebih mahal dibanding aki basah, baik untuk aki mobil maupun aki motor.

Hal ini karena aki kering sebenarnya pengembangan dari aki basah yang menyederhanakan sisi perawatannya atau maintenance free.

Walaupun lebih mahal dari aki basah, apakah aki kering juga lebih awet dari aki basah.

Lebih Awet Aki Kering Atau Aki Basah?

Perihal keawetan aki ini sebenarnya bisa di dasarkan pada kebiasaan anda.

Apakah anda punya waktu untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan anda atau tidak. Bila anda punya waktu untuk selalu menjaga kondisi air aki pada aki basah supaya baik dan cukup, maka aki basah akan lebih awet dari pada aki kering.

Namun jika anda adalah seorang yang sibuk dan tidak ada waktu untuk mengurusi komponen ini, maka memakai aki basah akan menjadi tidak awet dan pilihan terbaiknya adalah aki kering yang tidak memerlukan perawatan.

Bila dalam kondisi darurat atau dana anda mepet, ada 7 Cara Mudah Memperbaiki Aki Kering dengan Bodrex dan 9 Langkah Cara Memperbaiki Aki Basah Dengan Garam. Namun ingat, cara tersebut hanya sementara saja dan tidak akan seawet kalau anda mengganti dengan yang baru.

Nah, itulah beda aki kering dan aki basah untuk menambah pengetahuan anda. Semoga bermanfaat!